1. Kelembapan udara (vegetasi)
Kelembapan merupakan banyaknya uap air di udara. Dimana Tempat
yang banyak tumbuhan, biasanya lebih lembap karena tanaman mampu melepaskan uap
air dari daun.
Jika udara sudah banyak mengandung uap air (lembap), penguapan jadi lebih
lambat. Sebaliknya, kalau udara kering, air lebih cepat menguap. Banyaknya
tumbuhan bisa membuat udara lebih lembap dan memperlambat proses evaporasi
2. Tekanan udara
Tekanan udara merupakan dorongan udara ke permukaan bumi.
Jika tekanan semakin tinggi, udara terasa lebih “berat”. Jika rendah, udara
terasa lebih ringan dan biasanya berkaitan dengan perubahan cuaca. Sehingga tekanan
udara rendah membuat air lebih mudah menguap. Tekanan tinggi membuat penguapan
lebih lambat.
3. Kedalaman dan luas permukaan air
Air yang dalam dan luas (seperti laut atau danau besar)
lebih lambat panas dan dingin. Jadi, suhu di sekitarnya lebih stabil
dibandingkan air yang dangkal atau sempit. Air yang luas (seperti laut atau
danau) lebih mudah menguap karena permukaannya besar. Air yang dangkal juga
biasanya lebih cepat panas, sehingga lebih cepat menguap.
4. Kualitas air
Kualitas air menunjukkan bersih atau kotornya air. Air yang
bersih baik untuk makhluk hidup, sedangkan air yang tercemar bisa berbahaya
bagi lingkungan. Air yang bersih lebih mudah menguap. Kalau air mengandung
banyak kotoran atau garam, penguapannya jauh lebih lambat.
5. Kecepatan angin
Kecepatan angin yakni seberapa cepat udara bergerak. Angin
yang kencang bisa mempercepat penguapan air dan memengaruhi suhu di suatu
tempat. Angin membantu membawa uap air menjauh. Semakin kencang angin, maka penguapan
akan terjadi semakin cepat.
6. Topografi suatu tempat
Topografi merupakan bentuk permukaan bumi, seperti dataran
rendah, dataran tinggi, atau pegunungan. Tempat yang tinggi biasanya lebih
dingin dibandingkan tempat yang rendah.
Daerah tinggi (pegunungan) biasanya lebih dingin, jadi penguapan lebih lambat. Daerah
rendah cenderung lebih panas, sehingga penguapan lebih cepat.
7. Iklim/musim
Iklim adalah kondisi cuaca dalam waktu lama, sedangkan musim merupakan perubahan cuaca dalam periode tertentu. Misalnya pada saat musim hujan dan musim kemarau. Saat musim kemarau, penguapan lebih besar karena panas dan sedikit hujan. Saat musim hujan, penguapan lebih kecil karena udara lebih lembap.
8. Lama penyinaran matahari
Dalam kasus ini dilihat berapa lama matahari menyinari suatu
tempat. Semakin lama penyinaran, biasanya suhu akan semakin panas. Semakin lama
terkena sinar matahari, air semakin panas dan lebih cepat menguap.
9. Temperatur
Temperatur merupakan tingkat panas atau dinginnya udara.
Suhu tinggi berarti panas, suhu rendah berarti dingin. Semakin tinggi suhu, air
makin cepat menguap. Semakin dingin suhu, penguapan jadi lambat.
Kritik dan Saran sangat dibutuhkan silahkan tinggalkan jejak pada kolom komentar dibawah ini👇 |
Reviewed by eko priyo hartanto
on
04.38
Rating:

Tidak ada komentar: