Sungai
Sungai merupakan suatu wadah
penampung ataupun tempat dimana untuk mengalirkan air hujan yang jatuh pada
DAS, aliran tersebut pada umumnya mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke
tempat yang rendah dan umumnya akan bermuara ke laut. Dalam ilmu pengetahuan,
ilmu untuk mempelajari sungai yakni “POTAMOLOGI”, dimana potamologi sendiri
merupakan ilmu cabang dari hisdrologi yang mempelajari mengenai air yang
mengalir diatas permukaan tanah dan di dalam badan sungai. Secara ilmiah,
potamologi yakni ilmu yang mempelajari air hujan yang jatuh dan telah mencapai
permukaan tanah, mengalir dipermukaan tanah
yang dapat disebut dengan istilah “overland
flow”, hingga air tersebut menjadi aliran sungai “runoff”.
Aliran sungai (Runoff), merupakan
bagian dari air hujan yang masuk ke badan sungai dan mengalir. Sedangakan masuknya
dan mengalirnya air hujan dibadan sungai dapat di bagi menjadi 4 cara
prosesnya:
1.
Chanel presipitation, proses ini berjalan dengan
singkat yangdimana air hujan jatuh langsung ke badan sungai dan mengalir.
2.
Direct runoff: proses ini diawali dengan proses
overland flow terlebih dahulu, yakni mnegalir di atas permukaan tanah kemudian
masuk kebadan sungai
3.
Infiltration: proses ini diawali dari proses
overland flow lalu air tersbut meresap dan megalir mengikuti horizon tanah
menuju badan sungai (sub-surface flow)
masuk dalam tanahmenuju air tanah kemudioan air tersebut mengalir kebadan
sungai (groundwater flow)
4.
Perjalannan air hujan hingga bisa menjadi aliran
sungai dapat disebut dengan “siklus
runoff”
Klasifikasi sungai: dalam keilmuan sungai terdapat
klasifikasi sungan yang dimana sungai diberbagai tempat pasti akan mengalami
suatu perbedaan dan variasi, sedangkan klasifikasi sungai dapat dibedakan
menjadi 3 yakni:
1. Sungai berdasarkan arah aliran: klasifikasi sungai berdasarkan arah aliran dapat dibedakan menjadi 4. Aliran sungai berdasarkan geologi:
a.
Konsekuen
b.
Subsekuen
c.
Resekuen
d.
Obsekuen
2. Sungai berdasarkan kontunuitas aliran
a.
Sungai perennial/ sungai permanen
b.
Sungai intermitte/ sungai semi permanen
c.
Sungai ephemeral/ tidak permanen
3.
Sungai berdasarkan pola aliran
a.
Pola aliran dendritic
b.
Pola aliran rectangular
c.
Pola aliran trellis
d.
Pola aliran radial
e.
Pola lairan anular
f.
Pola aliran pinnate
Reviewed by eko priyo hartanto
on
17.57
Rating:

Tidak ada komentar: